“Sementara dua hari ini saya dengar sih, tetapi saya belum tahu itu apa. Saya belum nonton,” ujar Letkol Inf Budiman kepada wartawan di Labuan Bajo.
Ia menegaskan hingga saat ini Kodim 1630/Manggarai Barat belum menerima instruksi resmi dari komando atas terkait langkah pengamanan ataupun tindakan terhadap kegiatan pemutaran film tersebut apabila dilakukan di wilayah Manggarai Barat.
“Sementara kami belum ada perintah dari pimpinan, belum ada arahan dari pimpinan. Saya baru dengar ini,” katanya menegaskan.
Pernyataan tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa aparat di Manggarai Barat masih menunggu petunjuk resmi sebelum mengambil langkah tertentu terkait aktivitas nobar film dokumenter yang kini menjadi sorotan publik nasional.
Film dokumenter Pesta Babi sendiri mengangkat isu lingkungan dan konflik agraria di Papua. Film tersebut menyoroti hilangnya kawasan hutan akibat konversi lahan menjadi perkebunan industri yang dikaitkan dengan program ketahanan pangan serta agenda transisi energi.
Selain itu, dokumenter tersebut merekam perjuangan masyarakat adat Papua dalam mempertahankan tanah leluhur mereka di tengah ekspansi industri berskala besar.






Tinggalkan Balasan