“Target nasional adalah 46 persen dari total jumlah penduduk harus terlayani untuk semua usia. Kabupaten juga mengikuti target tersebut dan sudah dibagi per puskesmas. Per hari ini, ada puskesmas yang capaiannya sudah mencapai 40 persen, tetapi masih ada juga yang berada di bawah 10 persen,” ujarnya.

Membangun Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Theresia menegaskan, manfaat utama program CKG bukan sekadar memberikan layanan pemeriksaan gratis, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini.

Melalui program ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai status kesehatan penduduk yang nantinya menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan kesehatan daerah.

“CKG merupakan screening awal terhadap status kesehatan penduduk. Pemeriksaan yang dilakukan di luar fasilitas kesehatan juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan memahami kondisi kesehatan pribadi masing-masing,” katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat yang terdeteksi memiliki gangguan kesehatan melalui proses skrining akan diarahkan untuk memperoleh pengobatan lanjutan di puskesmas.