Berdasarkan hasil pemantauan, BPOLBF melakukan pemetaan kondisi destinasi, mulai dari destinasi yang mengalami kerusakan ringan hingga berat, destinasi yang masih ditutup sementara, hingga destinasi yang telah dinyatakan aman dan kembali beroperasi.

Pemetaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dan wisatawan benar-benar berdasarkan kondisi terkini di lapangan.

BPOLBF menyampaikan bahwa pembaruan kondisi destinasi akan menjadi dasar dalam penyampaian informasi kepada publik.

Destinasi yang telah terverifikasi dan kembali menerima kunjungan wisatawan akan diinformasikan melalui kanal komunikasi serta siaran pers resmi.

Dengan demikian, informasi yang diterima wisatawan, pelaku usaha, maupun masyarakat diharapkan merupakan informasi yang telah melalui proses verifikasi.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan sekaligus memastikan pemulihan sektor pariwisata berlangsung secara aman dan bertahap.

Perwakilan Hotel AYANA Komodo, Budi, yang hadir dalam forum tersebut, menyampaikan kondisi operasional hotel pascagempa Flores hingga saat ini berjalan normal.