“Yang terpenting dari forum ini adalah kita mendapatkan gambaran secara langsung dari teman-teman pelaku usaha. Masukan yang ada akan kami bawa dan koordinasikan sesuai kewenangan masing-masing, sehingga ada tindak lanjut yang dapat dilakukan secara tepat,” lanjutnya.
Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan keterlibatan pemerintah dan pelaku usaha.
“BPOLBF melihat bahwa pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan sendiri. Kita perlu mendengar langsung dari teman-teman pelaku usaha mengenai apa yang mereka hadapi, apa yang menjadi kebutuhan, sekaligus potensi yang dapat kita kembangkan bersama.” ujar Andy.
Menurut Andhy, dinamika LoB berkaitan dengan berbagai unsur dalam ekosistem pariwisata, termasuk destinasi, akses dan infrastruktur, kebersihan, pelayanan, promosi, hingga pengalaman wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Petrus Antonius Rasyid, mengatakan masukan pelaku pariwisata menjadi catatan bagi pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.





Tinggalkan Balasan