Dengan melibatkan pelajar secara langsung, Bawaslu berharap lahir generasi pemilih yang tidak hanya partisipatif, tetapi juga berperan sebagai pengawas sosial dalam menjaga integritas pemilu.

Ke depan, program edukasi seperti “Bawaslu Mengajar” diproyeksikan menjadi model berkelanjutan yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain, guna memperluas dampak pengawasan partisipatif dan memperkuat fondasi demokrasi lokal.**