LABUANBAJOVOICE.COM – Maraknya praktik penipuan oleh tour operator dan agen perjalanan ilegal (abal-abal) di Labuan Bajo menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja lintas fraksi DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur ke Sekretariat Bersama Asosiasi Pariwisata Manggarai Barat (SBAPMB), Senin (23/2/2026).
Forum dialog yang digelar di Aula Gedung Sekber tersebut menegaskan urgensi penertiban pelaku wisata tidak berizin yang dinilai merusak kepercayaan wisatawan dan citra pariwisata daerah.
Sebanyak 10 anggota dewan dari lima fraksi disambut jajaran pengurus Sekber serta para ketua asosiasi pariwisata Manggarai Barat.
Kunjungan kerja ini difokuskan untuk menyerap aspirasi langsung pelaku usaha pariwisata di tengah meningkatnya kompleksitas pengelolaan destinasi unggulan, khususnya di Labuan Bajo.
Ketua Sekber, Aloysius Suhartim Karya, menegaskan pentingnya regulasi yang komprehensif dan terstruktur untuk mengatur lalu lintas aktivitas kepariwisataan di Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, kepastian aturan akan memperkuat perlindungan wisatawan, meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mengoptimalkan kontribusi sektor pariwisata terhadap kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten maupun provinsi.





Tinggalkan Balasan