LABUANBAJOVOICE.COM – Dugaan belum dibayarkannya hak finansial pekerja lokal dalam proyek pembangunan Villa Walidia di kawasan Bukit Cinta, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, menjadi sorotan dalam aksi Forum Peduli Manggarai Barat (FPM), Rabu, 4 November 2026.
Dalam aksi yang dipimpin Lorens Logam tersebut, terungkap adanya persoalan pembayaran upah dan hak pekerja lokal dengan nilai mencapai Rp520 juta yang disebut belum diselesaikan oleh pihak pengembang.
Aksi berlangsung di lokasi pembangunan Villa Walidia dan mendapat pengawalan aparat kepolisian dari Polres Manggarai Barat serta Polda Nusa Tenggara Timur.
Lorens Logam menilai persoalan tersebut mencerminkan ketimpangan hubungan antara investor dan masyarakat lokal. Menurutnya, kehadiran investasi seharusnya memberikan manfaat bersama, bukan justru menempatkan pekerja lokal dalam posisi yang harus berjuang untuk mendapatkan haknya.
Dalam orasinya, Lorens mengkritik pola hubungan usaha yang menurutnya hanya memanfaatkan tenaga masyarakat tanpa diikuti tanggung jawab perusahaan.





Tinggalkan Balasan