LABUANBAJOVOICE.COM – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Dr. Kanisius Jehabut, menilai hasil kajian yang dipublikasikan World Resources Institute (WRI) Indonesia bersama Garda Pangan mengenai persoalan sampah makanan di Labuan Bajo menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan tata kelola kepariwisataan yang berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kanisius, yang juga merupakan anggota DPRD Manggarai Barat Fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, pada Kamis, 23 Juli 2026, sebagai tanggapan atas opini Eva Bachtiar, Konsultan WRI Indonesia untuk Urban Futures sekaligus Founder dan CEO Garda Pangan, berjudul “Saatnya Labuan Bajo Serius Mengelola Sampah Makanan”. Klik opini disini

Menurut Kanisius, penelitian tersebut tidak hanya memiliki bobot akademik yang kuat, tetapi juga menyajikan data empiris yang dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan perlindungan lingkungan di kawasan pariwisata premium Labuan Bajo.

“Saya mengapresiasi pandangan dan hasil kajian yang disampaikan oleh Ibu Eva Bachtiar bersama WRI Indonesia dan Garda Pangan. Kajian ini memiliki nilai akademik yang tinggi dan memberikan data empiris yang sangat penting sebagai bahan dalam merumuskan tata kelola kepariwisataan Kabupaten Manggarai Barat,” katanya.