Yono menegaskan, turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi PSSI Manggarai Barat untuk melihat secara langsung kualitas pemain lokal.

“Ajang PSSI Cup yang kedua ini bertujuan untuk menggali potensi anak muda yang ada di Kabupaten Manggarai Barat.” ujarnya.

Bahkan, tim scouting PSSI akan melakukan pemantauan terhadap pemain sepanjang turnamen.

“Tim scouting dari ASKAB nanti akan mencatat teman-teman yang bermain selama satu bulan penuh ini guna menyeleksi pemain yang setelah pertandingan ASKAB Cup II ini akan kami bawa ke Flores Timur bulan November.” ungkap Yono.

Ketua Panitia PSSI Cup II 2026 Manggarai Barat, Ahyar Abadi, dalam laporan pembukaan menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen membutuhkan anggaran sebesar Rp375 juta.

Hingga pembukaan berlangsung, panitia baru mengumpulkan sekitar 35 persen dari total kebutuhan anggaran.

“Jumlah anggaran yang dibutuhkan untuk kegiatan ini sebanyak 375 juta. Dan sampai pada sore hari ini, panitia sudah mengumpulkan 35%. Pak Wakil (dr.Yulianus Weng), jadi kami masih harus bekerja keras sebanyak 65% lagi untuk mencukupi 100%.” katanya.