“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan kerabat korban atas musibah yang terjadi,” sambungnya.

Ia juga menegaskan menghormati proses penanganan dan penyelidikan yang saat ini dilakukan aparat berwenang bersama unsur terkait di lapangan.

Menurut Andy, tragedi tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata mengenai urgensi keselamatan dalam pengelolaan destinasi wisata alam.

“BPOLBF menghormati proses penanganan dan penyelidikan yang saat ini dilakukan oleh pihak berwenang bersama unsur terkait di lapangan. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata akan pentingnya aspek keselamatan, kewaspadaan, serta penerapan standar keamanan dalam setiap aktivitas wisata alam,” katanya.

Ia menilai kawasan wisata alam dengan tingkat risiko tertentu memerlukan pengawasan lebih ketat, termasuk evaluasi berkala terhadap sarana pendukung dan sistem mitigasi keselamatan bagi wisatawan.

Karena itu, BPOLBF mendorong penguatan koordinasi lintas sektor dalam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola destinasi wisata, khususnya yang berkaitan dengan keamanan pengunjung.