LABUANBAJOVOICE.COM – Kawasan The Golo Mori di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat terus memperluas pangsa pasar industri event premium dengan mengembangkan segmen destination wedding.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC dalam melakukan diversifikasi bisnis kawasan, sehingga tidak hanya bergantung pada penyelenggaraan kegiatan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).
Setelah sukses menjadi lokasi penyelenggaraan destination wedding perdana, The Golo Mori kembali dipercaya pasangan asal Surabaya sebagai lokasi seluruh rangkaian prosesi pernikahan mereka.
Kepercayaan tersebut menjadi indikator bahwa kawasan wisata premium di Manggarai Barat itu mulai dilirik pasar nasional sebagai destinasi pernikahan berkelas.
Pernikahan yang digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026, menjadi penyelenggaraan destination wedding kedua di kawasan tersebut. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam satu kawasan secara terintegrasi, dimulai dari prosesi pemberkatan di Nuka Beach Club dengan latar panorama Laut Flores, dilanjutkan prosesi Tea Pai di Mori Lounge, hingga resepsi malam di Golo Convention Hall yang dihadiri sekitar 300 tamu undangan.
Konsep tersebut menunjukkan kemampuan The Golo Mori menghadirkan pengalaman penyelenggaraan acara secara menyeluruh tanpa harus berpindah lokasi.
Seluruh venue yang tersedia, baik indoor maupun outdoor, dirancang saling terhubung sehingga memberikan kenyamanan sekaligus efisiensi bagi penyelenggara dan para tamu.
General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto yang akrab disapa Aji, mengatakan berkembangnya penyelenggaraan destination wedding memperlihatkan semakin luasnya potensi pasar yang dapat dijangkau kawasan tersebut.
“Kepercayaan yang kembali diberikan kepada The Golo Mori menunjukkan bahwa kawasan ini semakin dikenal sebagai destinasi premium untuk berbagai acara. Kami melihat kebutuhan penyelenggara kini tidak hanya berfokus pada venue, tetapi juga pada pengalaman yang menyeluruh dalam satu destinasi,” kata Aji, Selasa (7/7/2026).
Ia menambahkan, perpaduan panorama alam Flores, fasilitas berstandar internasional, serta layanan yang terintegrasi menjadi nilai lebih yang ditawarkan kawasan tersebut.
“Dengan memadukan keindahan alam Flores, fasilitas berstandar internasional, dan layanan yang terintegrasi, kami ingin menghadirkan pengalaman event yang memberikan nilai tambah bagi setiap penyelenggara maupun tamu yang hadir.” katanya.
Aji menjelaskan, berkembangnya segmen destination wedding juga membuka peluang baru dalam mengoptimalkan pemanfaatan kawasan di luar agenda MICE maupun kegiatan kenegaraan yang selama ini menjadi kekuatan utama The Golo Mori.
“Selain memperkuat posisi kami sebagai destinasi MICE, berkembangnya segmen destination wedding membuktikan bahwa The Golo Mori memiliki daya saing untuk mengakomodasi berbagai special events berskala premium,” ungkap Aji.
Menurutnya, meningkatnya kepercayaan pasangan dari luar Nusa Tenggara Timur memperlihatkan jangkauan pasar The Golo Mori yang semakin luas.
“Kami optimistis diversifikasi ini akan semakin meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata berkualitas di Labuan Bajo,” tambahnya.
Selain menawarkan pilihan venue yang terintegrasi, The Golo Mori juga didukung layanan banquet dan catering, kolaborasi dengan wedding organizer, serta berbagai vendor profesional.
Dukungan tersebut memungkinkan penyelenggaraan acara berlangsung lebih efisien, seamless, dan memenuhi standar pelayanan internasional.
Pengembangan destination wedding dinilai tidak hanya memperluas portofolio bisnis kawasan, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Labuan Bajo.
Kehadiran tamu dari luar daerah akan mendorong peningkatan aktivitas sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga berbagai layanan pendukung pariwisata lainnya.
Sejak mulai beroperasi, Golo Mori Convention Center (GMCC) telah menjadi lokasi berbagai agenda nasional maupun internasional. Beragam kegiatan telah digelar di kawasan ini, mulai dari acara kenegaraan, forum bisnis, konferensi, rapat, seminar, pameran, pertunjukan budaya, gala dinner, destination wedding, hingga produksi foto dan video komersial.
Dengan kapasitas mencapai 2.000 orang serta didukung fasilitas berstandar global, GMCC terus memperkuat posisinya sebagai venue unggulan penyelenggaraan MICE dan special events di Indonesia Timur.
Pengembangan tersebut juga sejalan dengan visi The Golo Mori sebagai Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination, yang mengedepankan pariwisata berkualitas sekaligus berkelanjutan di Labuan Bajo.**





Tinggalkan Balasan