LABUANBAJOVOICE.COM – Bali kembali menghadirkan atraksi wisata internasional berskala besar. Setelah sukses digelar di Jakarta, PT Sakti Rekatama Cipta (Magenta EO) resmi membuka The Big Bounce Bali 2025, wahana bounce terbesar pertama di Pulau Dewata.

Festival keluarga berkelas dunia ini berlangsung mulai 13 September hingga 12 Oktober 2025 di Peninsula Island, The Nusa Dua, Bali, dengan dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).

Salah satu atraksi utama adalah The Bounce House, kastil inflatable raksasa yang tercatat sebagai bounce house terbesar di dunia.

Dengan luas area mencapai 30.000 m² atau setara lebih dari 3 hektar, kawasan Peninsula Island disulap menjadi arena hiburan penuh warna, energik, dan playful.

The Big Bounce Bali menghadirkan lima wahana unggulan:

  • World’s Biggest Bounce House (2.700 m², setara 3 lapangan sepak bola) dengan atraksi DJ nonstop.
  • The Giant, wahana halang rintang sepanjang 300 meter dengan 32 tantangan.
  • Sport Slam, arena inflatable olahraga basket, bola, hingga permainan interaktif.
  • Octoblast, atraksi bawah laut penuh efek spesial dan foam party.
  • AirSpace Pink Alien, bertema luar angkasa lengkap dengan alien ramah, planet raksasa, dan kolam bola di kawah bulan.

Operational Director Magenta EO, Tjin Yie Fang, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan anak-anak.

“The Big Bounce Bali hadir dengan konsep yang lebih fun, energik, dan playful. Ini bukan hanya untuk anak-anak, tetapi semua usia bisa menikmati keseruannya. Kami ingin mengingatkan pentingnya bermain sebagai keseimbangan dalam kehidupan, sekaligus mempererat kebersamaan keluarga, teman, dan komunitas,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Sebelum hadir di Indonesia, The Big Bounce sukses besar di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Arab Saudi, hingga Hong Kong. Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang dipercaya menjadi tuan rumah.

Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menyebut kehadiran festival ini akan memperkuat daya tarik pariwisata Indonesia.

“Event ini peluang besar untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, khususnya keluarga dan generasi muda. Selain itu, kami harap mampu mendorong konsumsi produk lokal serta memperkuat ekosistem pariwisata nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Commercial & Relation Group Head ITDC The Nusa Dua, Made Purnama Damayanti, menilai festival ini akan memperkuat citra The Nusa Dua sebagai destinasi wisata unggulan.

“The Big Bounce Bali menjadi festival bounce terbesar pertama di Bali. Kehadirannya di Peninsula Island akan membuktikan The Nusa Dua sebagai tuan rumah acara berskala internasional,” ujarnya.

Selain lima wahana raksasa, pengunjung akan dimanjakan dengan aktivitas unik seperti:

  • Silent Sunset Party, party pertama di Bali dengan headset glowing.
  • Soul Island (Instagrammable Spot), instalasi viral bertema budaya turis di Bali.
  • Festival Layangan dengan sentuhan modern.
  • Big Parade, parade kostum inflatable spektakuler.
  • Live Music & DJ Performances setiap hari.
  • Picnic-Style Festival di tepi pantai dengan konsep piknik keluarga.

Tersedia pula Island Market dengan tenant UMKM dan kreator lokal, serta food & beverage booth dari brand ternama hingga kuliner khas Bali.

Tiket The Big Bounce Bali

Pengunjung bisa memilih dua kategori tiket:

  • Bounce Pass: Rp150.000 (WNI/KITAS), Rp250.000 (wisatawan asing).
  • Festival Pass: Rp50.000 untuk semua kategori.
  • Bundling Bounce Pass: Rp480.000 (4 orang WNI/KITAS) atau Rp800.000 (4 orang asing).

Semua tiket berlaku full-day tanpa sesi waktu dan tanpa re-entry, bisa dibeli di www.thebigbouncebali.com atau melalui akun Instagram resmi @thebigbouncebali.

The Big Bounce Bali 2025 diharapkan menjadi destinasi wisata baru yang aman, menyenangkan, sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan.

“Kami ingin menjadikan festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga pengalaman berkelas dunia yang bisa mendatangkan lebih banyak event internasional di Indonesia,” tutup Tjin Yie Fang.**