“Harapan terbesar dari saya selaku bakal calon Kepala Desa Golo Mori periode 2026–2034, harapannya adalah setidaknya kita ikuti proses daripada tahapan-tahapan yang dilakukan oleh panitia. Yang kedua, kita memberikan gagasan secara politik yang sehat agar demokrasi bisa berjalan,” katanya.
Menurut Sukarman, posisi strategis Golo Mori yang kini dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional membutuhkan kepemimpinan desa yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Golo Mori ini adalah sudah menjadi permata di kancah nasional maupun internasional. Dan harapannya adalah proses daripada Pilkades kali ini setidaknya menghasilkan pemimpin-pemimpin yang lebih mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kreatif, dan inovatif untuk kepentingan masyarakat Desa Golomori untuk ke depannya,” ujarnya.
Pendaftaran Sukarman sebagai bakal calon pertama menandai dimulainya dinamika politik desa menjelang Pilkades serentak Manggarai Barat 2026.
Kehadiran generasi muda dalam kontestasi tersebut diharapkan dapat memperkaya gagasan pembangunan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menentukan arah masa depan Desa Golo Mori.**





Tinggalkan Balasan