LABUANBAJOVOICE.COM – Sukarman resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Golo Mori dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Manggarai Barat tahun 2026.
Kehadirannya di kantor desa, Rabu (17/6/2026), menjadi perhatian masyarakat karena tercatat sebagai bakal calon pertama yang mendaftar dalam kontestasi tersebut.
Pendaftaran Sukarman berlangsung meriah dan sarat makna kebersamaan. Didampingi para tetua adat, tokoh masyarakat, keluarga, sahabat, dan pendukung, ia berjalan kaki dari rumah kediaman kakaknya menuju kantor Desa Golo Mori sebagai lokasi pendaftaran.
Sepanjang perjalanan, rombongan mengiringi langkah Sukarman dengan lagu-lagu penyemangat. Suasana itu tidak hanya menunjukkan dukungan kepada bakal calon kepala desa muda tersebut, tetapi juga menggambarkan kuatnya solidaritas sosial masyarakat Golo Mori menjelang pesta demokrasi tingkat desa.
Kehadiran para tetua adat dalam rombongan menjadi simbol dukungan moral sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang masih dijunjung tinggi masyarakat setempat.
Usai menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia, Sukarman menjelaskan alasan dirinya bersama keluarga dan masyarakat memilih berjalan kaki menuju kantor desa.
Menurut dia, inisiatif tersebut lahir dari semangat dan dukungan tulus masyarakat yang menginginkan perubahan positif bagi Desa Golo Mori.
“Terkait dengan kenapa kita inisiatif untuk jalan kaki pergi pendaftaran, karena poin yang pertama adalah atas dasar semangat dan motivasi daripada keluarga. Karena itu bagian daripada dukungan dan dorongan mereka murni untuk memberikan dukungan yang sangat luar biasa. Sehingga mereka inisiatif kemarin bahwa jalan kaki itu bagian daripada spirit, dukungan, dan semangat terhadap perjuangan calon Kepala Desa Golomori ini,” kata Sukarman.
Sukarman mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang telah memberikan dukungan sejak malam doa bersama hingga hari pendaftaran.
Menurutnya, dukungan datang dari berbagai wilayah dan kelompok keluarga besar di Golo Mori, termasuk masyarakat dari sejumlah kampung seperti Raong, Salang Oto, Soknar, Nggoer, Tao, Jarak serta masyarakat Golo Mori secara umumnya.
“Tentunya saya selaku bakal calon Kepala Desa Golo Mori sangat senang, sangat bersyukur atas dukungan, kehadiran mereka mulai dari tadi malam sampai pada hari ini, sehingga acara pendaftaran bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya.
Ia menyebut dukungan tersebut menjadi energi besar untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkades yang sedang berlangsung.
“Garis besarnya adalah bahwa dukungan yang dilakukan oleh keluarga besar terhadap rencana saya maju pada kontestasi Pilkades pada kesempatan ini, itu sangat luar biasa. Dan saya apresiasi yang sebesar-besarnya bahwa dukungan dari beberapa anak kampung ini terhadap keinginan saya untuk menjadi Kepala Desa ataupun bakal calon Kepala Desa Golomori untuk ke depannya,” ujar Sukarman.
Sebagai figur muda yang aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, Sukarman menilai Pilkades harus menjadi ruang bagi lahirnya gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades berjalan damai, demokratis, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi Desa Golo Mori.
“Harapan terbesar dari saya selaku bakal calon Kepala Desa Golo Mori periode 2026–2034, harapannya adalah setidaknya kita ikuti proses daripada tahapan-tahapan yang dilakukan oleh panitia. Yang kedua, kita memberikan gagasan secara politik yang sehat agar demokrasi bisa berjalan,” katanya.
Menurut Sukarman, posisi strategis Golo Mori yang kini dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional membutuhkan kepemimpinan desa yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Golo Mori ini adalah sudah menjadi permata di kancah nasional maupun internasional. Dan harapannya adalah proses daripada Pilkades kali ini setidaknya menghasilkan pemimpin-pemimpin yang lebih mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kreatif, dan inovatif untuk kepentingan masyarakat Desa Golomori untuk ke depannya,” ujarnya.
Pendaftaran Sukarman sebagai bakal calon pertama menandai dimulainya dinamika politik desa menjelang Pilkades serentak Manggarai Barat 2026.
Kehadiran generasi muda dalam kontestasi tersebut diharapkan dapat memperkaya gagasan pembangunan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menentukan arah masa depan Desa Golo Mori.**





Tinggalkan Balasan