Direktur Human Capital dan Umum BPJS Ketenagakerjaan, Harjono Siswanto mengatakan, kepedulian tersebut lahir dari rasa kemanusiaan ketika melihat masyarakat NTT menghadapi dampak bencana.

“Ketika saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah, kami merasa terpanggil untuk ikut hadir dan memberikan dukungan. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan gotong royong seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan.” ujar Harjono, Sabtu (29/8/2026).

Ia berharap, bantuan yang disalurkan nilainya tidak bisa menggantikan dampak yang dirasakan oleh masyarakat, namun bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap, meskipun nilainya tidak dapat menggantikan seluruh dampak yang dirasakan, bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat dalam masa pemulihan,” kata Harjono.

Bagi BPJS Ketenagakerjaan, kepedulian sosial merupakan bagian dari semangat untuk hadir di tengah masyarakat. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga bagaimana membangun solidaritas ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.