LABUANBAJOVOICE.COM – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Manggarai, Pontius Mudin, menekankan pentingnya penguatan branding madrasah sebagai strategi menghadapi persaingan dunia pendidikan yang semakin kompetitif.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Manggarai di aula madrasah setempat, Rabu, 17 Juni 2026.

Sertijab berlangsung dari Kepala MAN 2 Manggarai periode 2023–2026, Masrum Bata, kepada kepala madrasah yang baru, Demasere. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Kementerian Agama Kabupaten Manggarai, unsur pendidikan, tokoh agama, komite sekolah, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Pontius Mudin, Kepala Subbagian Tata Usaha Marcelinus Masri, Kepala Seksi Pendidikan Islam Ahmad Jauhari.

Selain itu, turut hadir juga Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Abdullah, Ketua MUI Kabupaten Manggarai, para pengawas pendidikan dasar dan menengah, Ketua Komite MAN 2 Manggarai, serta para undangan lainnya.

Dalam arahannya, Pontius Mudin menegaskan bahwa madrasah tidak cukup hanya memiliki kualitas pendidikan yang baik, tetapi juga harus mampu memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki kepada masyarakat secara luas.

“Seorang kepala madrasah harus memiliki personal branding yang kuat, kemampuan komunikasi yang baik, menjadi pemimpin yang inspiratif, serta mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Personal branding yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah dan memotivasi seluruh warga madrasah untuk berkontribusi mencapai tujuan bersama,” tegasnya.

Menurut Pontius, perkembangan dunia pendidikan saat ini menuntut setiap lembaga pendidikan untuk terus berinovasi dan beradaptasi.

Madrasah, kata dia, harus mampu membangun citra positif melalui prestasi akademik, penguatan karakter peserta didik, serta pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Ia menilai kolaborasi antara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.

Pontius juga mengingatkan bahwa tantangan pendidikan pada era modern tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda yang memiliki integritas, akhlak mulia, dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Manggarai yang baru, Demasere, menyampaikan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya untuk memimpin lembaga pendidikan tersebut.

“Kami siap melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun dan mengajak seluruh keluarga besar MAN 2 Manggarai untuk terus bersinergi demi mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, dan semakin dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Demasere menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis sebelumnya sekaligus melakukan penguatan mutu pendidikan, peningkatan prestasi peserta didik, dan pengembangan inovasi madrasah agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa depan.

Prosesi sertijab ditandai dengan penyerahan simbolis dokumen kepemimpinan dari Masrum Bata kepada Demasere. Penyerahan tersebut menjadi simbol keberlanjutan kepemimpinan dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pendidikan di MAN 2 Manggarai.

Momentum pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi awal semangat baru bagi seluruh civitas akademika MAN 2 Manggarai untuk terus menghadirkan pendidikan yang unggul, inovatif, berkarakter, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Manggarai.**