Ia menjelaskan, pembaruan infrastruktur dilakukan secara menyeluruh dengan tetap memperhatikan kebutuhan aktivitas wisata dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami tidak hanya melakukan pembaruan infrastruktur, tetapi juga menyiapkan ruang publik yang lebih representatif, mendukung berbagai aktivitas wisata dan event internasional, serta memperkuat aspek keberlanjutan kawasan,” ujarnya.
“Melalui transformasi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang semakin nyaman, aman, dan berkesan bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke The Nusa Dua,” ujar Agus.
Penataan Peninsula Island Tembus 78 Persen
Perkembangan paling menonjol terlihat pada penataan kawasan Peninsula Island dan akses menuju Water Blow yang telah mencapai progres 78,549 persen. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dibanding paket pekerjaan lainnya.
Sementara itu, peremajaan dan penataan jalan akses Gate Amenity Core (AC) menuju Peninsula Island telah menyentuh angka 32,502 persen.
Pembangunan jalan akses menuju Pulau Nusa Dharma mencapai 26,44 persen, sedangkan pekerjaan instalasi limbah, fasilitas resapan, dan Ground Water Tank (GWT) berada di angka 21,72 persen.





Tinggalkan Balasan