Selain di Kecamatan Mbeliling, penyaluran juga dilakukan di sejumlah desa di wilayah lain. Untuk penyembelihan di Desa Nangalili, distribusi sapi kurban mencakup Desa Nangabere sebanyak 12 ekor, Desa Benteng Dewa 15 ekor, dan Desa Nangalili 30 ekor.

Ustadz Arifin menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga menyasar masyarakat umum tanpa membedakan latar belakang agama.

“Hewan kurban ini kami bagikan untuk seluruh masyarakat. Semangat kurban adalah semangat berbagi dan kemanusiaan. Karena itu, masyarakat non-muslim juga ikut menerima manfaatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, total anggaran pengadaan hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Dana tersebut berasal dari para donatur dan mitra kemanusiaan dari Turki yang bekerja sama dengan Yayasan Langkah Amanah di Indonesia.

Program kurban internasional tersebut dinilai memberi dampak sosial yang besar bagi masyarakat Manggarai Barat, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini jarang mendapatkan distribusi hewan kurban dalam jumlah besar.**