LABUANBAJOVOICE.COM — Yayasan Langkah Amanah kembali menyalurkan ratusan hewan kurban di Kabupaten Manggarai Barat pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Program kemanusiaan yang bekerja sama dengan lembaga dari Turki itu menyalurkan total 200 ekor sapi kurban untuk masyarakat di sejumlah wilayah di Manggarai Barat.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban dipusatkan di Pondok Pesantren Insan Kamil Flobamor, Kampung Ndewel, Desa Golo Ndoal, Kecamatan Mbeliling.
Sejak pagi hari, puluhan kendaraan roda empat tampak berjejer rapi di lokasi untuk mengangkut hewan kurban menuju masjid-masjid penerima di Kecamatan Mbeliling, Sano Nggoang, dan Komodo.
Distribusi dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan wilayah yang memiliki jarak paling jauh dari titik penyembelihan agar proses penyaluran berjalan efektif dan tepat waktu.
Koordinator Wilayah Manggarai Barat, Ustadz Muhamad Arifin, mengatakan program kurban tersebut merupakan bentuk amanah kemanusiaan yang terus dijalankan untuk membantu masyarakat lintas wilayah dan lintas agama.
“Alhamdulillah, tahun ini Yayasan Langkah Amanah kembali mendapatkan amanah dari Turki untuk menyalurkan 200 ekor sapi kurban di Manggarai Barat. Program ini sudah berjalan selama tiga tahun dan terus kami upayakan agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” ujar Ustadz Arifin, di sela-sela pembagian hewan kurban.
Menurut dia, sebanyak 100 ekor sapi dipotong di Kampung Ndewel dan didistribusikan kepada 30 masjid di Kecamatan Mbeliling dan Sano Nggoang. Sementara 100 ekor lainnya disembelih di Desa Nangalili pada hari kedua pelaksanaan kurban.
Ia menjelaskan, masyarakat di berbagai desa telah mempersiapkan kendaraan untuk mengangkut hewan kurban yang diterima masing-masing masjid.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Puluhan kendaraan sudah datang sejak pagi untuk membawa hewan kurban ke wilayah masing-masing. Distribusi kami prioritaskan terlebih dahulu untuk daerah yang paling jauh,” katanya.
Berdasarkan data distribusi, beberapa masjid penerima di Kecamatan Mbeliling antara lain Masjid Zaenah Hadad menerima 10 ekor sapi, Masjid Tondong Raja 4 ekor, Masjid Muntung 5 ekor, Masjid Rekas 5 ekor, serta sejumlah masjid lainnya yang tersebar di wilayah Mbeliling.
Selain di Kecamatan Mbeliling, penyaluran juga dilakukan di sejumlah desa di wilayah lain. Untuk penyembelihan di Desa Nangalili, distribusi sapi kurban mencakup Desa Nangabere sebanyak 12 ekor, Desa Benteng Dewa 15 ekor, dan Desa Nangalili 30 ekor.
Ustadz Arifin menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam, tetapi juga menyasar masyarakat umum tanpa membedakan latar belakang agama.
“Hewan kurban ini kami bagikan untuk seluruh masyarakat. Semangat kurban adalah semangat berbagi dan kemanusiaan. Karena itu, masyarakat non-muslim juga ikut menerima manfaatnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, total anggaran pengadaan hewan kurban tahun ini diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Dana tersebut berasal dari para donatur dan mitra kemanusiaan dari Turki yang bekerja sama dengan Yayasan Langkah Amanah di Indonesia.
Program kurban internasional tersebut dinilai memberi dampak sosial yang besar bagi masyarakat Manggarai Barat, terutama di wilayah pedesaan yang selama ini jarang mendapatkan distribusi hewan kurban dalam jumlah besar.**





Tinggalkan Balasan