Ia menekankan bahwa keberhasilan olahraga tidak semata-mata diukur dari siapa yang mengangkat trofi.

“Tujuan terbesar olahraga bukanlah hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi bagaimana kita belajar menang tanpa merendahkan, kalah tanpa menyerah, bertanding tanpa permusuhan, dan berbeda tanpa kehilangan persaudaraan,” tegasnya.

Ketua PSSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, juga menyampaikan pesan kepada para pemain, official, manajer klub, pemilik klub, dan suporter.

Ia meminta seluruh pihak belajar dari dinamika yang terjadi selama kompetisi sehingga penyelenggaraan sepak bola ke depan dapat berlangsung lebih aman dan sportif.

“Para official, para manajer klub, atau pemilik klub ini, supaya menyampaikan ke teman-teman pemain, teman-teman supporter, supaya lebih dewasa lagi dalam menghadapi situasi dan dinamika yang terjadi di lapangan,” kata Yono.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan PSSI Cup II terdapat kekurangan dari panitia maupun perangkat pertandingan.