LABUANBAJOVOICE.COM – Beberapa waktu terakhir, perhatian kita banyak tersita pada penanganan dampak bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Manggarai Barat.
Pemerintah, DPRD, aparat, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga masyarakat bergerak mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Dalam keadaan seperti itu, kemanusiaan tentu harus ditempatkan sebagai prioritas.
Namun agenda pembangunan daerah juga harus kembali berjalan. Salah satunya adalah kerja Panitia Khusus Tata Kelola Kepariwisataan Daerah Kabupaten Manggarai Barat.
Setelah melalui tahapan persiapan dan tersedianya dukungan anggaran bagi pelaksanaan kegiatan Pansus, kini kami mulai memasuki kerja substantif.
Pansus mulai mengirimkan surat dan instrumen pendalaman kepada seluruh pemangku kepentingan yang memiliki hubungan dengan tata kelola kepariwisataan Manggarai Barat.
Instrumen tersebut ditujukan tidak hanya kepada perangkat daerah, tetapi juga instansi vertikal, lembaga yang memiliki kewenangan di kawasan pariwisata dan konservasi, pelaku usaha, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.





Tinggalkan Balasan