Pariwisata Manggarai Barat telah berkembang menjadi sebuah ekosistem yang sangat kompleks. Ada pemerintah pusat, pemerintah daerah, Taman Nasional Komodo, BPOLBF, KSOP, pemerintah desa, pelaku usaha, kapal wisata, hotel dan restoran, pemandu wisata, pekerja pariwisata, UMKM, petani, nelayan, serta masyarakat yang hidup di sekitar destinasi.

Masing-masing memiliki peran.

Masing-masing juga bekerja berdasarkan regulasi dan kewenangannya.

Persoalannya adalah: apakah seluruh kewenangan, kebijakan, dan kepentingan tersebut telah bekerja dalam satu arah tata kelola yang sama?

Inilah yang ingin kita dalami.

Delapan Isu Strategis

Kerja Pansus diarahkan pada sejumlah persoalan strategis, mulai dari kontribusi pariwisata terhadap pendapatan daerah, pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, tata kelola destinasi dan kapal wisata, harmonisasi regulasi dan kewenangan, lingkungan hidup, sistem pengawasan, sumber daya manusia dan tenaga kerja lokal, hingga persoalan data serta model tata kelola kepariwisataan ke depan.