Sebanyak tujuh personel Satpolairud Polres Manggarai Barat dan 14 personel KP PADAR terlibat dalam perjalanan tersebut. Mereka bertugas mengawal sekaligus memastikan keamanan distribusi bantuan selama perjalanan laut yang berlangsung lebih dari tiga jam.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan, jalur laut dipilih karena kondisi geografis membuat akses darat menuju sejumlah wilayah terdampak cukup sulit.
“Pendistribusian bantuan melalui jalur laut ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat.” ujar AKBP Christian saat dikonfirmasi pada Minggu malam.
“Kami ingin memastikan seluruh warga terdampak, khususnya di wilayah pesisir Desa Bari dan Kampung Londar yang memiliki kendala aksesibilitas, mendapatkan bantuan logistik secara merata,” tambahnya.
Sekitar pukul 13.50 WITA, kapal patroli tiba di titik lepas pantai Desa Bari dan Kampung Londar, Desa Sarae Naru.
Namun, proses distribusi masih menghadapi kendala. Kondisi perairan yang dangkal serta tidak tersedianya dermaga yang memadai bagi kapal berukuran besar membuat bantuan tidak dapat langsung diturunkan ke daratan.





Tinggalkan Balasan