Menurut dia, persoalan pembayaran tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan hubungan bisnis antara perusahaan dan pihak ketiga. Di balik material bangunan dan tenaga kerja yang digunakan, terdapat kontribusi masyarakat lokal yang harus dihargai.

“Jangan kamu pikir ini hanya urusan PT. OKP dengan Pihak ketiga saja, ada keringat dan darah masyarakat dibalik material dan tenaga kerja dari pihak ketiga itu,” jelasnya.

Oktavianus menegaskan, investasi seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Jangan sampai pembangunan usaha justru meninggalkan persoalan ekonomi dan ketidakpastian bagi pihak-pihak yang telah bekerja.

Senada dengan itu, Lorens Logam mengingatkan bahwa masyarakat Manggarai Barat pada dasarnya terbuka terhadap kehadiran investor. Namun, dukungan tersebut harus diikuti tanggung jawab perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada masyarakat.

“Masyarakat sangat mendukung investasi di Manggarai Barat. Tetapi jangan sampai investasi berkembang dan menikmati keuntungan, sementara masyarakat yang telah bekerja justru harus berjuang menuntut haknya sendiri,” tegas Lorens dalam aksi tersebut.