Bagi SMK Muhammadiyah Golo Mori, tantangan tersebut menjadi penting karena sekolah kejuruan dituntut mampu menyiapkan peserta didik dengan kompetensi yang relevan terhadap perkembangan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat.

Selain memberikan pesan kepada kepala sekolah baru, Arun juga mengajak tokoh masyarakat di sekitar sekolah untuk memberikan dukungan terhadap keberlangsungan SMK Muhammadiyah Golo Mori.

Dukungan masyarakat dinilai penting agar kepala sekolah bersama para guru dapat lebih fokus melakukan pembenahan terhadap pengelolaan lembaga pendidikan.

“Beri dukungan penuh terhadap keberlangsungan SMK Muhammadiyah Golo Mori, agar kepala sekolah dan para guru bisa fokus membenahi pengelolaan lembaga pendidikan,” kata Arun.

Pesan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan sekolah tidak dapat dipisahkan dari lingkungan sosial di sekitarnya. Sekolah membutuhkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan dilantiknya Zulfikar untuk periode 2026-2030, kepemimpinan baru SMK Muhammadiyah Golo Mori diharapkan mampu memperkuat kebersamaan internal, meningkatkan tata kelola, mengikuti perkembangan pendidikan, serta membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat.