Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat dapat terpenuhi.
Amran mengatakan pemerintah bergerak cepat sejak gempa terjadi atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut bantuan beras telah dikirim ke sejumlah titik bencana, baik melalui penyaluran reguler maupun nonreguler.
“Kami turun ke lapangan sejak kejadian hari Sabtu. Kami diperintah oleh Bapak Presiden, langsung bergerak cepat. Kami sudah kirim reguler dan non-reguler 6.800 ton beras. Kami turun ke titik, bencana tadi, kami melihat langsung. Bahkan ada yang minta 20 ton, kami berikan 200 ton.” kata Amran.
Menurut Amran, percepatan penyaluran menjadi penting dalam kondisi darurat. Karena itu, pemerintah mengambil langkah agar kebutuhan beras dapat segera dikeluarkan dari gudang tanpa harus menunggu proses administrasi yang berpotensi memakan waktu lama.
“Dan kami disposisi Wakil Bupati Manggarai dan Kapolres, tulis tangan. Kami juga tulis tangan, karena butuh, bantuan cepat. Kalau diproses ke Jakarta itu bisa 3 hari, 1 minggu. Nah, selesaikan.” ujarnya.





Tinggalkan Balasan