BPOLBF menyatakan akan terus mendukung langkah pemerintah dalam memastikan aktivitas pariwisata dapat kembali bergerak secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan wisatawan.

Koordinasi dan pemantauan dilakukan bersama pemerintah daerah, pengelola destinasi, pelaku usaha pariwisata, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi destinasi dan aktivitas pariwisata di kawasan Labuan Bajo Flores dapat dipantau dengan baik.

Informasi mengenai kondisi destinasi, aksesibilitas, akomodasi, transportasi, hingga aktivitas wisata menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Ketersediaan informasi yang akurat dan terkini dibutuhkan agar masyarakat maupun wisatawan dapat mengambil keputusan perjalanan secara lebih aman.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan duka dan empati kepada masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi.

”Pertama-tama saya ingin menyampaikan duka dan empati yang mendalam kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi Flores. Saya pribadi bersama Kementerian Pariwisata menyampaikan doa dan simpati kepada semua keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta, kepada saudara-saudara kita yang terluka, kehilangan tempat tinggal, dan kehilangan manta pencaharian karena gempa ini.” Ungkap Menpar dalam forum yang berlangsung di Kantor Bupati Mabar tersebut.