Pembina Nurhealth Connection sekaligus Dokter Spesialis Bedah, dr. Muhammad Iqbal El-Mubarak, S.pB., menggambarkan kehadiran layanan tersebut sebagai sumber harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses kesehatan.
“Seperti ikhtiar Siti Hajar dalam mencari air zamzam, mulai hari ini telah hadir ‘zamzam’ sebagai sumber kesehatan bagi masyarakat. Melalui optimalisasi sarana telekomunikasi, kini setiap keluhan warga akan langsung diarahkan dan ditangani oleh dokter spesialis yang tepat,” ungkap dr. Iqbal.
Konsep tersebut membuat layanan kesehatan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada keberadaan dokter spesialis secara fisik di lokasi.
Dokter dapat memberikan konsultasi dari Jakarta melalui konektivitas digital, sementara tenaga kesehatan tetap mendampingi pasien di lokasi.
Nurhealth Connection juga memiliki pendekatan yang berbeda karena tidak hanya mengandalkan perangkat dan teknologi.
Program ini melibatkan dai pedalaman dari Dewan Dakwah sebagai fasilitator di lapangan. Mereka berperan mendampingi masyarakat dalam menggunakan layanan telemedicine, memberikan edukasi kesehatan, sekaligus membantu membangun keberanian warga untuk memeriksakan kondisi kesehatan sejak dini.





Tinggalkan Balasan