LABUANBAJOVOICE.COM — Warga Kampung Merombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, mengeluhkan terhentinya aliran air minum selama dua hari terakhir. Keluhan itu disampaikan Siti setelah pekerjaan perbaikan jaringan pipa GIP 2 selesai dilakukan.

Siti mengatakan, pekerjaan perbaikan jaringan pipa berlangsung sejak Senin hingga Selasa, 14–15 September 2026. Namun, setelah perbaikan selesai, aliran air minum belum kembali normal hingga Kamis, 17 September 2026.

“Perbaikan jaringan pipa sudah dilakukan sejak Senin sampai Selasa, tapi kenapa airnya hingga hari ini tidak keluar juga. Kami berharap ada penjelasan dari Perumda Air Minum Wae Mbeliling,” kata Siti.

Menurut dia, warga kini mulai kesulitan memenuhi kebutuhan dasar karena persediaan air yang dimiliki telah habis. Air tersebut dibutuhkan untuk minum, memasak, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.

“Stok air warga disini sudah tidak ada lagi. Kami sangat membutuhkan air, bukan hanya untuk minum, tetapi juga untuk memasak, mencuci, dan kebutuhan dasar lainnya,” ujar Siti.

Ia meminta agar pihak Perumda Air Minum Wae Mbeliling segera mengalirkan kembali air ke Kampung Merombok.

“Kami berharap air segera dialirkan kembali. Air minum adalah kebutuhan dasar masyarakat, sehingga warga membutuhkan kepastian kapan layanan ini normal kembali,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Direktur Utama Perumda Air Minum Wae Mbeliling, Ponsianus Mato belum menanggapi pesan singkat media ini melalui pesan WhatsApp mengenai penyebab pasti belum mengalirnya air setelah perbaikan jaringan pipa. **