Menurutnya, kepemimpinan merupakan faktor penting dalam menentukan arah kemajuan desa.
Namun, ia menilai sudah saatnya memberi ruang kepada tokoh dan generasi lain untuk mengambil peran.
Ia menjelaskan bahwa masa jabatannya yang semula enam tahun bertambah menjadi delapan tahun akibat penyesuaian regulasi pemerintah. Durasi tersebut dinilai cukup untuk mengabdikan diri dan menjalankan pembangunan desa.
“Menurut saya, waktu delapan tahun juga waktu yang cukup lama untuk kita berdedikasi memberikan sesuatu yang positif buat desa. Membangun desa sudah cukup lama,” ujarnya.
Selain faktor regenerasi, Samaila mengaku memiliki pertimbangan lain yang bersifat kekeluargaan.
Ia menyebut sejumlah figur yang maju dalam kontestasi Pilkades masih memiliki hubungan keluarga dengannya.
“Dari sisi pertimbangan kekeluargaan, karena yang maju semua ini keluarga semua. Kita lebih condong mempersilakan mereka untuk maju. Mungkin mereka nanti punya inovasi baru, pemikiran baru untuk mempersembahkan dedikasi mereka kepada Golo Mori, sehingga Golo Mori nanti lebih maju lagi dari sekarang,” katanya.





Tinggalkan Balasan