Aspek lingkungan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan BRI Nusa Dua Eco Market 2026.

ITDC dan BRI menggandeng Waste4Change sebagai waste management partner untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi selama kegiatan berlangsung.

Pengelolaan dilakukan mulai dari proses pemilahan hingga penanganan sampah setelah acara. Skema tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam aktivitas pariwisata.

Tidak berhenti pada pengelolaan sampah selama acara, langkah tersebut juga diarahkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah, ekonomi sirkular, serta gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa konsep eco market tidak hanya ditempatkan sebagai label kegiatan, tetapi diterjemahkan melalui praktik pengelolaan lingkungan di lokasi acara.

Kolaborasi ITDC dan BRI juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Badung, Waste4Change, komunitas lokal, serta pelaku UMKM.

Sinergi tersebut diharapkan memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan akomodasi dan fasilitas berkelas, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat, budaya, kreativitas, dan isu keberlanjutan.