“Semangat memberikan manfaat tersebut juga kami bawa ketika saudara-saudara kita di NTT menghadapi musibah. Begitu kebutuhan di lapangan teridentifikasi, kami segera menggerakkan sumber daya InJourney Group untuk hadir dan memberikan dukungan,” kata Herdy, Selasa (18/8/2026).

Menurut Herdy, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan di lapangan. Bantuan mencakup kebutuhan dasar hingga dukungan bagi kelompok yang memiliki kebutuhan khusus selama masa darurat.

“Melalui agenda hari ini, kami juga ingin mengajak dan memantik kepedulian masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan solidaritas,” ujarnya.

Dikatakan Herdy, solidaritas tersebut diharapkan tidak berhenti pada bantuan dari korporasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam membantu korban bencana.

“Bukan hanya untuk saudara-saudara kita di NTT, tetapi juga untuk masyarakat terdampak di NTT, melalui doa, dukungan, dan bantuan sesuai kemampuan masing-masing,” katanya.