Bantuan diserahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana gempa bumi. Kehadiran jajaran imigrasi bersama peserta PKN juga menjadi wujud kepedulian untuk melihat dan merasakan secara langsung kondisi masyarakat pascabencana di Pulau Flores, NTT.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT, Saroha Manullang, mengatakan bantuan tersebut bukan semata-mata dinilai dari jumlah atau nilainya. Menurut dia, yang lebih penting adalah semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Ia katakan, kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam kapasitas sebagai aparatur pemerintah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut merasakan apa yang sedang Bapak dan Ibu hadapi.
“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Saroha.
Saroha juga memberikan penguatan kepada masyarakat agar tetap kuat dan optimistis dalam menjalani masa pemulihan pascabencana.





Tinggalkan Balasan