Dengan adanya kesepakatan tersebut, koordinasi teknis diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terutama dalam mendukung kebutuhan administrasi keimigrasian calon jemaah haji.
Ia berharap, kerja sama antar lembaga dapat membuat pelayanan paspor bagi calon jemaah haji pada masa mendatang semakin terkoordinasi, efektif, dan mudah diakses.
“Selain memperkuat hubungan kelembagaan, Kantor Imigrasi Manggarai Barat juga terus mendorong inovasi pelayanan melalui program Jempolan Bajo,” ujar Yudha dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2026).
Inovasi tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama melalui pendekatan jemput bola agar layanan keimigrasian dapat dijangkau secara lebih mudah.
Melalui Jempolan Bajo, kata dia, Imigrasi berupaya mengurangi hambatan akses pelayanan dengan menghadirkan layanan yang efektif dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Manggarai Barat, Charles Christian Mathaus, menegaskan bahwa semangat Imigrasi untuk Rakyat menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.





Tinggalkan Balasan