Mendagri juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel.
Menurut dia, keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai hanya oleh pemerintah pusat, melainkan harus ditopang kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan.
“Indonesia adalah negara besar, bukan hanya dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk, melainkan juga dari keragaman budaya, sumber daya, dan potensi daerahnya,” ujar Mendagri dalam sambutan yang dibacakan Bupati Endi.
“Namun kehebatan ini tidak akan berarti banyak jika tidak dibarengi dengan sinergi dan kolaborasi yang solid antara tingkatan pemerintahan,” sambungnya.
Tema peringatan tahun ini, Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita, dimaknai sebagai simbol kemandirian sekaligus tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal demi mendukung cita-cita besar bangsa.
Pemerintah pusat, kata Mendagri, menaruh perhatian pada sinkronisasi kebijakan dari pusat hingga daerah. Hal itu sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas yang membutuhkan kesatuan langkah, kesinambungan program, dan implementasi yang terukur.






Tinggalkan Balasan