Bazar tersebut sebenarnya telah berlangsung selama empat hari, yakni pada 22 hingga 25 Juni 2026, namun menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional yang diperingati setiap 10 Juli.

Pelaksanaan bazar mengacu pada Surat Edaran Bupati Manggarai Barat Nomor TKT.560/72-KopUKM/VI/2026 yang mewajibkan seluruh perangkat daerah menyediakan ruang bazar di halaman kantor masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM lokal.

Dalam kegiatan itu, sejumlah pelaku usaha memasarkan berbagai produk unggulan, mulai dari makanan olahan, minuman siap saji hingga produk pangan khas daerah.

Beberapa UMKM yang ikut ambil bagian antara lain Lapak Aline, Sari Toga Komodo, Dapur Mama Achiera, Dapur Dite, Kantin De Ine, serta pelaku UMKM lokal lainnya.

Fatinci mengungkapkan hasil evaluasi setelah bazar menunjukkan dampak positif terhadap pelaku usaha.

Menurutnya, sebagian besar peserta mengaku mengalami peningkatan penjualan selama kegiatan berlangsung. Produk yang dipasarkan mendapat respons baik dari masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan pemerintah daerah.