Menurut dia, kualitas pengalaman peserta menjadi salah satu fokus utama penyelenggara.
Peserta diharapkan tidak sekadar datang untuk menyelesaikan rute, tetapi juga menikmati suasana dan karakter Golo Mori.

“Kami berharap GMSR terus berkembang sebagai salah satu event sport tourism yang dinantikan di Labuan Bajo,” tambah Aji.

Melampaui target 500 peserta menjadi capaian positif bagi penyelenggara. Namun, meningkatnya jumlah peserta juga membawa konsekuensi berupa tuntutan penyelenggaraan yang semakin baik.

Event sport tourism pada akhirnya tidak hanya dinilai dari jumlah peserta. Keamanan rute, kualitas layanan, keterlibatan masyarakat lokal, dampak ekonomi bagi UMKM serta kemampuan menjaga pengalaman wisata menjadi bagian yang menentukan keberlanjutan sebuah event.

Dalam konteks GMSR 2026, keterlibatan UMKM melalui ruang berjualan gratis menjadi salah satu langkah untuk memastikan manfaat event tidak hanya berhenti di kawasan pelaksanaan.

Dengan menggabungkan olahraga, panorama alam, komunitas dan peluang ekonomi lokal, GMSR memiliki ruang untuk berkembang menjadi agenda sport tourism yang lebih kuat di Manggarai Barat.