Guncangan juga tercatat pada intensitas III MMI di Wera, Bima. Sementara itu, Lembor dan Labuan Bajo di Manggarai Barat, Bajawa di Ngada, serta Komodo tercatat pada intensitas II MMI.
Data pengukuran BMKG mencatat jarak stasiun dari episenter sekitar 45,51 kilometer di Ruteng, 45,88 kilometer di Langke Rembong, dan 51,28 kilometer di Kuwus.
Stasiun Lembor berjarak 73,31 kilometer, sedangkan Stasiun Meteorologi Labuan Bajo berjarak 85,28 kilometer dari pusat gempa.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.
“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.” tulis BMKG, melalui laman InaTEWS, 23 September 2026.
Hingga informasi pada laman InaTEWS tersebut diterbitkan, tidak terdapat uraian rinci mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa ini.
Karena itu, informasi mengenai dampak di lapangan tetap perlu menunggu laporan resmi dari pemerintah daerah, petugas terkait, atau hasil asesmen lanjutan.
Masyarakat disarankan memeriksa kondisi bangunan setelah guncangan, menjauhi bagian bangunan yang retak atau berpotensi runtuh, serta mengikuti informasi resmi BMKG dan pemerintah daerah.





Tinggalkan Balasan