”Kolaborasi ini merupakan kesempatan baik untuk memperkenalkan Labuan Bajo tidak hanya melalui daya tarik bahari yang sudah dikenal, tetapi juga melalui kekayaan wisata darat yang kita miliki,” kata Andy, Minggu (20/9/2026).
Lebih lanjut, ia tambahkan Mulai dari pengalaman budaya di kampung-kampung tradisional, keindahan alam, keramahan masyarakat Manggarai, hingga gastronomi lokal.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Labuan Bajo memiliki begitu banyak pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan, baik di darat maupun di laut,” ujar Andhy.
Rangkaian famtrip membawa peserta mengunjungi sejumlah lokasi dan mengikuti berbagai aktivitas. Peserta antara lain mengeksplorasi Cunca Plias, mengenal budaya Manggarai di Kampung Melo, serta menikmati pengalaman gastronomi lokal di Dapur Tara dan Kitchen Garden.
Peserta juga mengunjungi Taman Nasional Komodo. Selain itu, mereka mengikuti penanaman mangrove di Kampung Warloka Pesisir sebagai bagian dari pengalaman wisata berbasis lingkungan.
Pengalaman lainnya dilakukan di Gua Rangko melalui aktivitas kayak dan berenang di kolam alami gua. Rangkaian kegiatan tersebut dilengkapi dengan pengalaman kuliner lokal Manggarai yang memperkenalkan cita rasa serta kekayaan pangan khas daerah.





Tinggalkan Balasan