LABUANBAJOVOICE.COM — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan AirAsia Malaysia menyelenggarakan program Familiarization Trip (Famtrip) bagi influencer asal Malaysia guna memperkuat promosi internasional destinasi Labuan Bajo sekaligus mendukung keberlanjutan rute penerbangan langsung Kuala Lumpur – Labuan Bajo.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–10 Maret 2026 selama empat hari tiga malam ini memanfaatkan momentum menjelang periode peak season pariwisata.
Program tersebut mengusung tema “Floratama Travel Experience” dengan menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pasar internasional.
Sebanyak 12 influencer atau Key Opinion Leaders (KOL) asal Malaysia diundang untuk merasakan langsung ragam produk wisata Labuan Bajo.
Para peserta berasal dari kalangan kreator konten yang memiliki fokus pada travel, lifestyle, dan adventure, dengan basis audiens yang kuat di kalangan wisatawan muda.
Plt Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi memperluas eksposur Labuan Bajo di pasar global sekaligus memperkenalkan potensi wisata yang lebih komprehensif.
“Labuan Bajo selama ini dikenal luas melalui keindahan wisata baharinya di Taman Nasional Komodo. Namun melalui kegiatan Floratama Travel Experience ini, kami ingin menunjukkan bahwa Labuan Bajo juga memiliki kekayaan lanskap daratan, budaya dataran tinggi yang autentik, serta pilihan resort kelas dunia yang menawarkan pengalaman wisata yang lengkap,” ujar Andhy.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penguatan konektivitas udara yang semakin membuka peluang kunjungan wisatawan internasional.
Ia juga mengapresiasi komitmen AirAsia Malaysia yang terus memperkuat konektivitas penerbangan langsung antara Kuala Lumpur dan Labuan Bajo.
“Kehadiran para KOL dari Malaysia diharapkan dapat menjadi jembatan promosi yang efektif, khususnya dalam menjangkau generasi muda seperti Gen Z dan milenial yang mencari pengalaman perjalanan yang unik dan bermakna,” ujarnya.
“Melalui cerita dan konten kreatif yang mereka bagikan, kami berharap Labuan Bajo semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang beragam, dapat dikunjungi sepanjang tahun, serta menawarkan pengalaman wisata darat dan laut yang saling melengkapi,” tambah Andhy.
Program Famtrip ini dirancang untuk memperkenalkan Labuan Bajo secara lebih menyeluruh, tidak hanya berfokus pada wisata bahari, tetapi juga kekayaan wisata daratan, budaya lokal, serta fasilitas akomodasi premium yang terus berkembang di kawasan tersebut.
Pemilihan influencer dilakukan berdasarkan analisis data dari AirAsia Malaysia serta hasil Passenger Exit Survey (PES) Labuan Bajo 2025.
Survei tersebut menunjukkan bahwa mayoritas wisatawan potensial yang berkunjung ke Labuan Bajo berasal dari segmen Gen Z dan milenial travelers, yang cenderung mencari pengalaman perjalanan autentik dan dapat dibagikan melalui platform digital.
Dengan strategi promosi berbasis pengalaman (experience-based promotion), para influencer diharapkan dapat menghasilkan konten kreatif yang memperkuat citra Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium yang beragam dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Famtrip ini turut didukung sejumlah mitra industri pariwisata di Labuan Bajo, di antaranya Ta’aktana Luxury Collection, AYANA Komodo Waecicu Beach, Sudamala Resort Komodo, Komodo Shuttle, Menjaga Bay, Le Bajo Restaurant, serta La Main Voyage.
Kolaborasi tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara sektor transportasi, pengelola destinasi, dan pelaku industri pariwisata dalam mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Labuan Bajo dan Flores.
Ke depan, BPOLBF berharap konten dan cerita perjalanan yang dibagikan para influencer dapat memperluas jangkauan promosi Labuan Bajo di berbagai platform digital sekaligus memperkuat citra destinasi sebagai tujuan wisata yang autentik, beragam, dan dapat dikunjungi sepanjang tahun.**





Tinggalkan Balasan