Dalam arahannya kepada peserta, AKP Lufthi menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan menghindari perilaku negatif yang sering muncul dalam kompetisi daring, seperti saling mengejek atau melakukan taunting secara berlebihan.

“Saya harapkan rekan-rekan semua menjunjung tinggi sportivitas. Hal yang paling sering terjadi dalam game adalah taunting kata-kata. Saya minta tolong sekali untuk menghindari itu. Kalian bertanding di kantor polisi, jadi harus tetap menjaga sikap dan etika,” tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat itu juga mengingatkan bahwa emosi yang tidak terkendali dapat memicu konflik di luar permainan dan merugikan semua pihak.

AKP Lufthi berharap turnamen serupa dapat terus digelar pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan dukungan hadiah yang lebih besar.

“Saya harap ini menjadi wadah bagi teman-teman untuk mengasah kemampuan. Kalau memang ingin berkarier di dunia game, silakan tekuni dengan baik. Mudah-mudahan ke depan ada turnamen lagi yang lebih besar dan pesertanya semakin banyak,” ujarnya.