Menurut dia, peserta yang diakomodasi dalam kompetisi ini merupakan kalangan muda berusia 16 hingga 22 tahun. Kelompok usia tersebut dinilai memiliki kedekatan dengan teknologi digital sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam membangun ruang siber yang sehat dan aman.
AKP Lufthi menyebutkan, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp3,5 juta. Juara pertama akan memperoleh hadiah Rp2 juta, juara kedua Rp1 juta, dan juara ketiga Rp500 ribu. Selain uang pembinaan, para pemenang juga mendapatkan voucher hadiah dari sponsor lokal.
“Kalau juara satu nanti akan kita kirim ke Kupang untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi. Jika kembali menjadi juara, maka berhak melaju ke Jakarta untuk mengikuti tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa total hadiah yang diperebutkan pada tingkat Provinsi NTT mencapai puluhan juta rupiah, sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk tampil maksimal.
Pelaksanaan turnamen dirancang berlangsung dalam satu hari penuh, mulai sore hingga malam hari. Sistem pertandingan menggunakan skema gugur, dengan tim yang tidak hadir saat pertandingan dinyatakan kalah.





Tinggalkan Balasan