Tak hanya itu, pelaku juga mencabut kunci motor korban secara paksa dan memaksanya turun dari kendaraan. Saat korban mencoba melawan, ia menerima tendangan keras ke bagian perut hingga terjatuh di badan jalan.

Aksi kekerasan berlanjut ketika korban berusaha bangkit. Salah satu pelaku kembali melayangkan pukulan ke arah kepala korban, yang saat itu masih menggunakan helm.

Usai kejadian, korban bersama saksi berinisial AM dan GM segera melapor ke Polres Manggarai Barat. Polisi telah menerbitkan surat pengantar visum bernomor B/994/IV/2026/NTT/Res.Mabar untuk memperkuat bukti medis.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan penyelidikan tengah berlangsung.

“Benar, kami sudah menerima laporannya. Saat ini tim penyidik tengah melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, motif sementara diduga dipicu kesalahpahaman di lapangan. Namun, identitas pelaku masih dalam tahap penyelidikan (lidik).