“Jangan hanya fokus pada promosi wisata dan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Infrastruktur keselamatan harus menjadi perhatian utama karena menyangkut nyawa manusia,” katanya.
Menurut Charles, Manggarai Barat saat ini telah menjadi destinasi wisata premium internasional sehingga standar keamanan destinasi wisata harus ditingkatkan dan diawasi secara berkala.
Ia menilai tragedi yang menimpa wisatawan asal Austria tersebut dapat memengaruhi citra pariwisata Labuan Bajo apabila tidak ditangani secara cepat dan transparan.
“Kepercayaan wisatawan harus dijaga bersama. Pemerintah daerah, pengelola wisata, dan seluruh pemangku kepentingan harus menjadikan peristiwa ini sebagai alarm serius untuk memperbaiki sistem keselamatan wisata,” ujarnya.
Charles juga meminta pengelola destinasi wisata di Manggarai Barat lebih disiplin melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi infrastruktur yang digunakan wisatawan setiap hari.
Selain itu, ia mendorong adanya evaluasi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan wisata di seluruh objek wisata alam, termasuk kesiapan mitigasi bencana dan respons darurat saat terjadi kecelakaan.






Tinggalkan Balasan