Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menyambut kehadiran Prof. Dr. Mari Elka Pangestu beserta rombongan Camino de Flores. Ia menilai momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Ngada dan memperkuat pengembangan pariwisata serta ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada, Ivan Botha, menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival diarahkan untuk melestarikan seni budaya, mengembangkan kreativitas generasi muda, mempromosikan produk unggulan daerah, serta memperkuat spiritualitas masyarakat.

Kekayaan budaya, produk kreatif, dan keramahan masyarakat menjadi bagian penting yang dapat melengkapi pengalaman wisatawan selama menjelajahi Flores.

Melalui festival, wisatawan juga memperoleh kesempatan untuk mengenal produk unggulan seperti kopi Bajawa, tenun ikat, dan kerajinan bambu.

Kombinasi perjalanan religi dan festival budaya diharapkan dapat memperkuat identitas pariwisata Flores sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara wisatawan dan masyarakat.