LABUANBAJOVOICE.COM — Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan Scoot Airlines menggelar Famtrip Scoot Singapore di Labuan Bajo dan sekitarnya pada 15–19 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat promosi dan pemasaran destinasi Labuan Bajo Flores di pasar Singapura melalui pengalaman perjalanan secara langsung.

Famtrip melibatkan satu orang Key Opinion Leader (KOL) asal Singapura, Chia Wei Jing Vanessa, serta tiga anggota tim Scoot yang terdiri atas videografer dan fotografer.

Kegiatan ini mengadaptasi konsep Mystery Flight Club, sebuah travel content series hasil kolaborasi Scoot dan The Travel Intern (TTI).

Konsep tersebut dirancang untuk mengajak wisatawan, terutama Generasi Z dan milenial muda, keluar dari pola perjalanan menuju destinasi yang sudah familiar.

Melalui konsep mystery travel, destinasi perjalanan menjadi bagian dari kejutan dan baru diketahui peserta pada tahap tertentu dalam perjalanan.

Pendekatan ini menghadirkan pengalaman perjalanan yang spontan sekaligus memperkenalkan destinasi yang belum banyak dikenal atau lesser-known destinations.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas eksposur Labuan Bajo di pasar internasional, khususnya Singapura.

”Kolaborasi ini merupakan kesempatan baik untuk memperkenalkan Labuan Bajo tidak hanya melalui daya tarik bahari yang sudah dikenal, tetapi juga melalui kekayaan wisata darat yang kita miliki,” kata Andy, Minggu (20/9/2026).

Menurutnya, Labuan Bajo memiliki berbagai pengalaman wisata yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan internasional.

“Mulai dari pengalaman budaya di kampung-kampung tradisional, keindahan alam, keramahan masyarakat Manggarai, hingga gastronomi lokal.” katanya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Labuan Bajo memiliki begitu banyak pengalaman yang dapat dinikmati wisatawan, baik di darat maupun di laut,” ujar Andhy.

Pendekatan promosi berbasis pengalaman tersebut juga dinilai relevan dengan karakter wisatawan muda yang banyak memanfaatkan media digital sebagai sumber inspirasi perjalanan.

Dikatakan Andy, Melalui pengalaman langsung dan produksi konten kreatif, kami berharap semakin banyak wisatawan Singapura yang mengenal Labuan Bajo dan menemukan beragam pilihan pengalaman yang dapat mereka nikmati.

“Keterlibatan KOL, videografer, dan fotografer dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya narasi tentang Labuan Bajo, memperkenalkan destinasi dan aktivitas alternatif, serta turut mendukung pemulihan citra pariwisata melalui informasi yang positif dan beragam pengalaman wisata yang dapat dinikmati wisatawan,”ungkap Andhy.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta mengeksplorasi sejumlah destinasi dan aktivitas wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya. Di antaranya Cunca Plias, Dapur Tara, Kitchen Garden, Kampung Melo, serta kawasan Taman Nasional Komodo.

Peserta juga mengikuti kegiatan penanaman mangrove di Kampung Warloka Pesisir dan menikmati pengalaman di Gua Rangko melalui aktivitas kayak serta berenang di kolam alami gua.

Bagi Chia Wei Jing Vanessa, pengalaman langsung selama mengikuti famtrip menunjukkan bahwa Labuan Bajo memiliki beragam pilihan aktivitas wisata.

”Ini adalah tempat yang sangat indah dan wajib dikunjungi. Ada banyak hal yang bisa dilakukan di sini, baik aktivitas di darat maupun di laut.” ujar Vanessa.

Dikatakan Vanessa bagi kalian yang menyukai pantai dan snorkeling, Labuan Bajo sangat cocok. Saya pasti akan merekomendasikan Labuan Bajo kepada teman-teman dan orang-orang yang saya kenal.

Dari sisi pemasaran, Singapura memiliki posisi strategis sebagai salah satu hub perjalanan di kawasan Asia dengan konektivitas penerbangan internasional.

Kehadiran Scoot yang menghubungkan berbagai destinasi melalui Bandara Changi Singapura menjadi salah satu peluang untuk memperkuat akses pasar wisatawan internasional menuju Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, BPOLBF berupaya memanfaatkan konektivitas penerbangan dan kekuatan konten digital untuk memperluas jangkauan promosi Labuan Bajo di pasar Singapura.

Famtrip Scoot Singapore x BPOLBF diharapkan menghasilkan konten perjalanan yang memperkuat pengenalan Labuan Bajo sekaligus menunjukkan beragam pilihan pengalaman wisata, mulai dari bahari, alam, budaya, aktivitas berbasis lingkungan hingga gastronomi lokal.

Pelaksanaan kegiatan turut didukung Kementerian Pariwisata dan sejumlah pelaku industri pariwisata di Labuan Bajo, di antaranya AYANA Komodo Waecicu Beach sebagai salah satu pihak pendukung kegiatan.**