“Jujur pada saat dinas datang ke tempat kami, misinya adalah sama juga dengan beberapa hasil penelitian yang kami dapat dari hasil kajian terkait dengan stunting masih tinggi di Manggarai Barat,” kata Andy.

Menurutnya, pembangunan sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Karena itu, keterlibatan pelaku usaha pariwisata dalam mendukung program pengentasan stunting dinilai penting untuk membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab moral kita sebagai badan usaha pariwisata untuk turut membantu program pengentasan stunting ini dan juga gizi-gizi ini supaya pemapar stunting itu bisa berdampak positiflah kepada kehidupan masyarakat dan juga perekonomian di Manggarai Barat,” ujarnya.

Andy menjelaskan, bantuan yang disalurkan saat ini merupakan bentuk kontribusi awal BPOLBF. Ia berharap, ke depan dukungan terhadap program penanganan stunting dapat ditingkatkan, baik dari sisi jumlah bantuan maupun jangkauan penerima manfaat.