“Kondisi gelombang memang relatif kondusif, namun peningkatan kecepatan angin dan perubahan arus laut dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga kewaspadaan tetap diperlukan,” tambahnya.
Gelombang Labuan Bajo Relatif Kondusif
Di Perairan Labuan Bajo, tinggi gelombang diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 0,6 meter pada 16 Juni 2026.
Kondisi tersebut kemudian menurun menjadi 0,4 hingga 0,5 meter pada 17 Juni dan berada di kisaran 0,4 meter pada 18 Juni 2026.
Kondisi ini dinilai cukup mendukung aktivitas pelayaran lokal maupun wisata bahari yang menjadi salah satu sektor utama perekonomian Labuan Bajo.
Taman Nasional Komodo Alami Peningkatan Gelombang
Sementara itu, perairan di kawasan Taman Nasional Komodo menunjukkan tren peningkatan tinggi gelombang selama periode prakiraan.
Pada 16 Juni, gelombang diprediksi berada pada kisaran 0,7 hingga 0,8 meter.
Selanjutnya meningkat menjadi 0,7 hingga 0,9 meter pada 17 Juni dan mencapai 0,9 hingga 1,1 meter pada 18 Juni 2026.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian khusus bagi kapal wisata yang melayani rute destinasi populer seperti Pulau Padar, Pulau Komodo, Pulau Rinca, maupun sejumlah titik snorkeling dan diving.





Tinggalkan Balasan