“Tiap hari akan kami perbarui ringkasannya menyesuaikan prakiraan dari Tenau Kupang.” ungkap Maria.

Pembaruan tersebut menjadi penting mengingat kondisi cuaca dan laut dapat mengalami perubahan, sehingga informasi terbaru diperlukan sebagai salah satu pertimbangan sebelum kapal melakukan aktivitas pelayaran.

BMKG menyediakan informasi prakiraan cuaca maritim dan peringatan gelombang melalui layanan informasi maritimnya.

Untuk periode 11-13 Agustus 2026, pengguna perairan Labuan Bajo dan sekitarnya terutama diminta mencermati kondisi Taman Nasional Komodo serta Selat Sape bagian selatan, di samping tetap memperhatikan perkembangan angin, pasang surut dan arus.

Keselamatan pelayaran, kata BMKG, harus menjadi prioritas sebelum kapal meninggalkan pelabuhan maupun ketika melakukan aktivitas di tengah perairan.**