LABUANBAJOVOICE.COM – Arus laut yang kencang menjadi faktor yang disebut memicu tabrakan dua kapal wisata phinisi, KM Aimar dan Budi Utama, di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 14.28 Wita.

Kedua kapal sedang berlayar menuju Long Beach ketika insiden tersebut terjadi. Tidak ada korban jiwa maupun laporan penumpang mengalami cedera dalam peristiwa itu.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan nahkoda KM Aimar telah melihat kapal Budi Utama terbawa arus menuju arah kapal mereka.

Nahkoda kemudian berupaya mengurangi laju kapal untuk menghindari benturan. Namun, kondisi arus yang kuat membuat manuver tersebut tidak sepenuhnya berhasil.

“Karena arus kencang nahkoda coba mundurkan hendel kapal. Arus kuat, terjadilah tabrakan tersebut,” ujar Stephanus.

Peristiwa ini memperlihatkan tantangan pelayaran kapal wisata di kawasan perairan yang memiliki dinamika arus laut, terutama ketika kapal sedang bermanuver atau berpapasan.